FREE DELIVERY TO JAKARTA FOR ORDERS OVER Rp 250rb VIA J&T

Penting Gak Sih Bayar Lebih Untuk Produk Organik?

December 29, 2017

Penting Gak Sih Bayar Lebih Untuk Produk Organik?

Babe, masih belum tahu kenapa sekarang ini makin banyak aja millenials yang rela bayar lebih mahal untuk pindah ke produk organik? Sebenernya ini cuma hype aja atau ada alasan yang real ya? Kenapa sih kita harus memilih produk kosmetik, ataupun perawatan pribadi dan kulit yang lebih organik?

Bahan kimia yang terserap setiap harinya bisa berakumulasi lebih cepat daripada yang bisa dikeluarkan tubuh secara alami.

Saat ini, kita semua sudah terkekspos lebih banyak dengan produk perawatan pribadi dan kosmetik yang menarik serta praktis. Janji-janji yang ditawarkan pun makin muluk dan serba instant. Namun apakah produk tersebut memang baik untuk kulit kita? Tanpa disadari, mulai dari bangun tidur hingga sebelum tidur, kebiasaan sehari-hari dalam memakai produk perawatan pribadi, perawatan kulit, hingga makeup, dapat berpotensi membawa bahan kimia terserap kulit kamu secara langsung ke organ vital lho!

 

Kulit sebagai organ tubuh yang paling luas dan tipis, menjadi akses pertama bagi apa yang telah kamu oles atau pulaskan. Ketika kamu menggunakan sabun, sampo, pelembap, cat kuku, hingga lipstik di pagi hari sebelum beraktivitas, semua yang menyentuh kulit kamu, bisa langsung terserap ke dalam tubuh. Meskipun banyak yang bilang hanya sedikit produk yang bisa terserap oleh kulit, tapi sudah banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa bahan kimia yang terserap setiap harinya akan berakumulasi lebih cepat daripada yang bisa dikeluarkan tubuh secara alami. Kamu pede nggak dengan kecepatan metabolisme kamu?

Oleh karena itu, penting kan buat kita semua untuk mengetahui bahan-bahan apa saja yang harus dihindari, dan gimana caranya jadi konsumen yang lebih cerdas serta cermat dalam memilih produk yang aman bagi tubuh kita?

Hormon kita pun dapat dipengaruhi melalui kebiasaan sehari-hari yang jadi favorit kita.

Saat ini rata-rata perempuan di Amerika Serikat menggunakan 12 produk kosmetik dalam sehari yang mengandung 168 kimia berbeda, menurut Environmental Working Group (EWG). Sementara itu, para pria yang menggunakan produk kosmetik lebih sedikit, masih tetap terekspos 85 persen! Belum lagi para remaja yang rata-rata terekspos pada 17 produk kosmetik dalam sehari.  Bahkan, tidak hanya berbahaya bagi tubuh, hormon kita pun dapat dipengaruhi melalui kebiasaan sehari-hari yang jadi favorit kita lho! Biar kamu lebih gampang memilihnya, ini nih 16 bahan kimia yang ternyata bisa memengaruhi hormon, salah satunya paraben, dan phthalates. Produk apa aja sih yang biasanya mengandung bahan-bahan tersebut?

Kenali Bahan-Bahan Ini!

Setiap kali kamu mau berbelanja produk favorit kamu, hindari bahan-bahan ini di label tersebut yah!

  1. Sodium Lauryl Sulfate

Saat kamu mandi, air, sabun, sampo, dan pembersih wajah pastinya jadi produk yang selalu kamu pakai kan? Nah, salah satu kandungan yang paling harus dihindari dalam produk-produk ini adalah sodium lauryl sulfate. Deterjen atau pengemulsi tersebut biasanya digunakan dalam produk kosmetik dan pembersih mesin industri. Bahan tersebut bahayanya biasa juga ditemukan pada sampo, perawatan kulit kepala, pewarna dan bleaching rambut, pasta gigi, sabun mandi, foundation, sabun pembersih tangan, dan minyak berendam atau salt baths. Yikes!

 

8 dari 10 brand cat kuku ternama mengandung triphenyl phosphate (TPHP), termasuk diantaranya adalah Sally Hansen, Essie, OPI, butter LONDON, Revlon and Wet N Wild.

 

  1. Phtalates

Siapa yang suka dandan total from head to toes? Pastikan bahan ini tidak ada di cat kuku kamu ya! Environmental Working Group (EWG) adalah organisasi non-profit dan netral yang visi misinya bertujuan untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungannya. Para scientist mereka melakukan penelitian lebih lanjut dan menemukan 8 dari 10 brand cat kuku ternama yang mengganti phtalates dengan triphenyl phosphate (TPHP), termasuk diantaranya adalah Sally Hansen, Essie, OPI, butter LONDON, Revlon and Wet N Wild.

Source: EWG.org 

Still,ketika tubuh anda menyerap TPHP, maka dalam 10 hingga 14 jam setelah memulaskan cat kuku, akan meningkatkan diphenyl phosphate atau DPHP di dalam tubuh kamu sebanyak 7 kali lipat. “Kemungkinan TPHP saat ini telah digunakan di dalam cat kuku sebagai pengganti phthalates, yang memiliki zat bersifat mengacaukan hormon endocrine kita dan menjadi racun bagi sistem reproduksi,” ujar Heather Stapleton, Ph.D, Associate Professor of Duke University yang juga seorang investigator dari penelitian Duke-EWG.

Ia melanjutkan, “Belum jelas bahwa TPHP merupakan alternatif yang lebih baik. Ada perkembangan yang terbukti bahwa TPHP dapat memengaruhi pengaturan hormon, metabolisme, reproduksi, dan perkembangan tubuh.” 

 

..musks, yang sangat harum... biasa dipakai sebagai base notes dalam parfum juga bila terakumulasi lebih banyak di dalam tubuh kamu, sering dikaitkan dengan iritasi kulit, gangguan hormon, dan kanker.

 

  1. Pewangi Buatan

Kamu punya kecenderungan alergi? Mungkin pewangi yang menyengat jadi salah satu penyebabnya! Kok bisa? Pewangi buatan merupakan salah satu dari lima faktor alergen utama yang dapat memicu asma dan serangannya. Seperti yang dilansir dalam website Mercola.com, menurut beberapa penelitian, musks, yang sangat harum dan biasa menjadi incaran karena biasa dipakai sebagai base notes dalam parfum juga bila terakumulasi lebih banyak di dalam tubuh kamu, sering dikaitkan dengan iritasi kulit, gangguan hormon, dan kanker. Udah banyak banget loh penelitian-penelitian yang bilang ini.

 

Cara Praktis Pilih Produk yang Lebih “Hijau” untuk Tubuh? 

  1. Kata Kunci dalam Label

Label “all natural” tidak menjadi jaminan bahwa kamu akan terbebas dari potensi racun kimia atau zat berbahaya lainnya. Kenali label dan kandungan yang digunakan pada produk tersebut, terutama daftar nama kandungan bahan di lima bahan teratas. Lima bahan kandungan teratas di bagian label produk merupakan bahan yang paling banyak terkandung di produk tersebut. Bahkan Dr. Mercola sering menyebutkan, “Bila kamu tidak bisa memakannya, lebih baik kamu tidak memulaskannya di tubuh.”

Intinya: #budayakanmembaca deh!

 

  1. Organik Lebih Baik

Produk dengan label organik, baik perawatan pribadi, kosmetik, hingga produk pembersih rumah tangga berasal dari ekstrak tanaman yang telah dikembangkan bebas pestisida, serta bahan kimia berbahaya lainnya. Di tingkat internasional, label Ecocert merupakan salah satu jaminan yang saat ini dapat “menyaring” produk-produk yang aman bagi tubuh kamu. Di Indonesia, belum ada badan pemerintah yang menyediakan pedoman khusus bagi produk organik. Jangan khawatir babe, kamu dapat mengetahui lebih lanjut melalui Komunitas Organik Indonesia yang tengah memperjuangkan kerangka panduan yang tepat untuk menjadi legislasi. Yay!

Baca Juga:

Shopping Guide: Dr Bronner's: Sabun Cair Organik Yang Praktis & Multifungsi 18 in 1 >>

Apa Hubungan Pencernaan Dengan Psikologis Kita? >>

Tautan terkait:

https://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2015/05/13/toxic-chemicals-cosmetics.aspx

http://www.mercola.com/infographics/personal-care-products.htm

https://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2010/08/14/red-alert-on-cosmetic-products-will-they-cause-a-health-disaster-like-asbestos-did.aspx

https://www.nourishedlife.com.au/article/547386/do-you-know-which-chemicals-you.html

https://www.nourishedlife.com.au/article/449672/how-rid-your-home-of-62.html

http://komunitasorganikindonesia.org/articles/2013/11/01/komunitas-organik-indonesia-hidup-selaras-alam-dim/

 

 






Also in Beauty & Wellness

Perawatan Gigi Aman untuk Keluarga
Perawatan Gigi Aman untuk Keluarga

April 27, 2018

Ternyata, lamanya waktu kita menyikat gigi tidak menjamin tingkat kebersihan gigi, dan masih banyak faktor yang perlu kamu perhitungkan selain membeli pasta gigi dengan manfaat memutihkan, menyegarkan, atau untuk gigi sensitif.  Kamu juga harus mengetahui bahan-bahan yang digunakan dalam produk pasta gigi yang dibeli. Apakah itu sudah aman bagi kamu dan keluarga, terumata si kecil!

View full article →

Wajah bening berkat Clay Mask!
Wajah bening berkat Clay Mask!

February 13, 2018

Para beauty babes pasti sudah familiar dengan masker yang berbahan dasar tanah liat/clay kan? Yes, masker yang mengandung bahan tersebut memang membuat kulit wajah Anda terasa bersih, kencang, dan segar. Nah salah satu tanah liat yang sedang digemari untuk dipakai sebagai perawatan kulit adalah pink clay!

View full article →

Apa Hubungan Pencernaan Dengan Psikologi Kita?
Apa Hubungan Pencernaan Dengan Psikologi Kita?

December 29, 2017

Apa kamu pernah mendengar ungkapan“you are what you eat”? Dalam kasus penderita Autisme, gut flora menjadi studi kasus yang kerap dipelajari lebih lanjut antara hubungannya dengan kondisi emosional dari pasien. Ketidakseimbangan bakteri baik dan buruk di dalam usus dapat menghambat kinerja otak dalam mencerna informasi.

View full article →

MOOLOO LIVING

Sign up to our offers, sale and weekly specials